Posted by: Nuryanto | March 12, 2010

Hukum Faraday

PRINSIP PERHITUNGAN ELEKTROLISIS

1.
Hukum Faraday I“Massa zat yang terbentuk pada masing-masing elektroda sebanding dengan kuat arus/arus listrik yang mengalir pada elektrolisis tersebut”.

Rumus:

w = e . i . t / 96.500

q = i . t

w = massa zat yang dihasilkan (gram)
e = berat ekivalen = Ar / Valensi =
Mr/Valensi
i = kuat arus listrik (amper)
t = waktu (detik)
q = muatan listrik (coulomb)

2.
Hukum Faraday II“Massa dari macam-macam zat yang diendapkan pada masing-masing elektroda (terbentuk pada masing-masing elektroda) oleh sejumlah arus listrik yang sama banyaknya akan sebanding dengan berat ekivalen masing-masing zat tersebut.”

Rumus:

w1 : w2 = e1 : e2

w = massa zat (gram)
e = berat ekivalen = Ar/Valensi = M
r/Valensi

Contoh:

Pada elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektroda inert, dialirkan listrik 10 amper selama 965 detik.

Hitunglah massa tembaga yang diendapkan pada katoda dan volume gas oksigen yang terbentuk di anoda pada (O°C, 1 atm), (Ar: Cu = 63.5 ; O = 16).

Jawab:

CuSO4 (aq) –> Cu2+(aq) + SO42-(aq)

Katoda [elektroda – : reduksi] : Cu2+(aq) + 2e –> Cu(s)

Anoda [elektroda + : oksidasi]: 2 H2O(l) –> O2(g) + 4 H+(aq) + 4 e

a.
massa tembaga:w = e . i . t/96.500 = (Ar/Valensi) x (10.965/96.500) = 63.5/2 x 9.650/96.500 = 31.25 x 0,1 = 3,125 gram
b.
w1 : w2 = e1 : e2wCu : wO2 = eCu : eO2

3,125 : wO2 = 6.32/2 : 32/4

3,125 : wO2 = 31,25 : 8

wO2 = (3.125 x 8)/31.25 = 0.8 gram

mol O2 = 0.8/32 = 8/320 = 1/40 mol

volume O2 (0°C, 1 atm) = 1/40 x 22.4 = 0.56 liter


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: